Pollux Technopolis Karawang Kantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Jakarta, 5 Januari 2020 – Karawang merupakan pusat industri terbesar di Asia Tenggara, dengan lahan sebesar 14.000 hektar yang digunakan hanya sebagai lahan industri, sehingga lebih dari 40% hasil eksport Indonesia di produksi di kota ini. Selain itu, terdapat banyak pabrik yang bermukim di area tersebut, tepatnya lebih dari 2000 pabrik. Sebut saja Yamaha, LG, Toyota, Kao, Hyundai, Mitsubishi, dan masih banyak pabrik-pabrik besar lainnya. Kota yang mandiri dengan aksesibilitas tinggi juga menjadi faktor dari pesatnya perkembangan kota Karawang.

Kota Karawang sudah siap untuk tumbuh dan berkembang, sejalan dengan perkembangan dan pembangunan infrastruktur utama dan transportasi di Indonesia, yang akan membuat kota ini menjadi sangat mudah diakses dari Jakarta mau pun Bandung. Oleh karena itu, PT Pollux Properti Tbk kembali meluncurkan sebuah proyek terbarunya yaitu Technopolis dengan tagline: “City for the Future”, yang memiliki lokasi sangat strategis, serta dapat menjadikan kota ini sebagai kota masa depan dengan berbagai macam fasilitas yang terintegrasi dan bertaraf kelas dunia.

Pemerintah Kabupaten Karawang telah resmi menandatangani Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk pembangunan proyek dari PT.Pollux Lito Karawang, yaitu Pollux Technopolis yang beralamatkan di Jl. Arteri Interchange Tol Karawang Barat, Kel.Wadas,Kec.Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. IMB Resmi dikeluarkan pada tanggal 16 November 2019, Dengan Nomor Izin 503/5381/1075/IMB/XII/DPMPTSP/2019.

Menurut Sudarto Go, GM Sales & Marketing Pollux Technopolis , “Dengan adanya IMB ini pastinya akan menambah kepercayaan pembeli kami akan proyek Pollux Technopolis serta menunjukan komitment kami akan pengembangan proyek ini”.

Pollux Technopolis Karawang sendiri merupakan sebuah proyek masterpiece terbesar dan merupakan Central Business District pertama yang akan dibangun di Karawang dan letaknya tepat berada di exit pintu tol Karawang Barat. Dengan total lahan seluas 40 Hektar dan total investasi mencapai 50 triliun rupiah, Pollux Technopolis akan dibagi ke dalam 6 zona di dalamnya termasuk; Kairaku Residences, yang terdiri dari 5 tower apartemen dengan total 2500 unit dan memiliki smart home system serta thematic garden yang dilengkapi dengan fasilitas seperti sky garden, pool, yoga deck, dan rooftop garden serta sebuah hotel bertaraf internasional yakni Louise Kienne hotel. Selain itu, Pollux Technopolis juga akan menghadirkan Dotonbori Shopping Street, sebuah shop houses 4 lantai yang merupakan shopping street pertama di Indonesia dengan konsep thematic Jepang sepanjang 1000 meter boulevard. Tak hanya itu, akan hadir pula Pollux Mall yang merupakan salah satu mall terbesar di Indonesia, menara perkantoran termegah dengan total 80 lantai, serta sebuah lagoon terbesar di Asia yang akan menjadi center dari Pollux Technopolis.

Proyek bisnis unit ini dikembangkan oleh PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) sebagai salah satu pengembang ternama di Indonesia yang telah resmi menjadi perusahaan go public dan mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 11 July 2018. Saat ini, Pollux Properti Tbk adalah perusahaan pengembang properti terdepan di Indonesia dengan market kapitalisasi lebih dari Rp.92 Triliun per Januari 2020.

Beberapa portfolio proyek properti yang sedang dikembangkan PT Pollux Properti Indonesia Tbk antara lain ; Perkantoran World Capital Tower (WCT) di Mega Kuningan Jakarta, Superblock Meisterstadt Batam, Condotel mewah Amarsvati Luxury Resort & Villas di Lombok, Superblock Chadstone di Cikarang, CBD Pollux Technopolis di Karawang, Gangnam District di Bekasi, serta proyek terbaru Apartment mewah Pollux Skysuites di Mega Kuningan, Jakarta.