The Biggest New Central Business District at Karawang;
Pollux Technopolis developed by Pollux Properties

Melihat sebuah peluang emas dan potensi besar yang ada di Karawang, Pollux Properties yang merupakan salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia tentunya tidak akan melewatkan kesempatan tersebut.
“City for the future” adalah tagline dari Pollux Technopolis, yaitu sebuah proyek megah nan mewah yang akan dibangun di area Karawang, tepatnya berada di exit pintu tol Karawang Barat, di KM 42. Pollux Properties memiliki tujuan untuk menjadikan Pollux Technopolis sebagai sebuah new central business distrcit yang terhubung dengan teknologi serta ilmu pengetahuan untuk masa yang akan datang.

Telah dikatakan sebelumnya bahwa daerah Karawang saat ini memiliki sebuah potensi luar biasa, mengapa? Jika ditarik ke belakang, dapat dilihat bahwa kota Jakarta sepertinya sudah tidak mampu lagi untuk menopang aktivitas  industri, sehingga terlihat bahwa terdapat pergerakan industri dari wilayah barat menuju wilayah timur. Sebut saja beberapa daerah seperti Bekasi, Cikarang, dan Karawang, yang memang beberapa daerah ini letaknya paling berdekatan dengan Jakarta.

Membicarakan Karawang, Pollux Properties memiliki ambisi untuk menjadikan kota ini sebagai sebuah kota terintegrasi untuk masa depan dengan tatanan kelas dunia, dapat menciptakan pembangunan yang mendukung produktivitas, dan membangun komunitas global yang inovatif. Karawang mampu bersaing dengan kota-kota lainnya, karena disamping itu, Karawang dapat membangun lingkungan yang sangat menarik dan menghasilkan daerah terpadu untuk lahan komersial, bisnis, dan perumahan.

Hal ini didasari oleh begitu banyaknya kelebihan dan kekuatan yang dimiliki daerah ini. Dapat dikatakan bahwa Karawang merupakan pusat industri terbesar di Asia Tenggara, dengan lahan sebesar 14.000 hektar yang digunakan hanya sebagai lahan industri, sehingga lebih dari 40% hasil eksport Indonesia di produksi di kota ini. Selain itu, terdapat banyak pabrik yang bermukim di area tersebut, tepatnya lebih dari 2000 pabrik. Sebut saja Yamaha, LG, Toyota, Kao, Hyundai, Mitsubishi, dan masih banyak pabrik-pabrik besar lainnya. Kota yang mandiri dengan aksesibilitas tinggi juga menjadi faktor dari pesatnya perkembangan kota Karawang.
Kota Karawang sudah siap untuk tumbuh dan berkembang, sejalan dengan perkembangan dan pembangunan infrastruktur utama dan transportasi di Indonesia, yang akan membuat kota ini menjadi sangat mudah diakses dari Jakarta mau pun Bandung. Oleh karena itu, Pollux Properties kembali meluncurkan sebuah proyek terbarunya yaitu Technopolis dengan tagline: “City for the Future”, yang memiliki lokasi sangat strategis, serta dapat menjadikan kota ini sebagai kota masa depan dengan berbagai macam fasilitas yang terintegrasi dan bertaraf kelas dunia.

Bicara mengenai perkembangan dan pembangunan infrastruktur serta transportasi, maka terdapat beberapa pembangunan infrastruktur dan transportasi di sekitar area Karawang. Pembangunan yang pertama adalah Bandara internasional. Bandara ini akan menjadi bandara internasional terluas dan terbesar setelah Bandara Soekarno Hatta. Dengan total lahan area seluas 4000 hektar, bandara ini akan dibangun di daerah Kertajati dan akan dilengkapi dengan akses tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan, serta akses kereta api. Saat ini, pembangunan bandara sudah mencapai 30% dan akan rampung pada tahun 2018 mendatang. Luas terminalnya mencapai 96.000 meter persegi yang dapat menampung 5-11 juta penumpang per tahun. Runway bandara yang diharapkan menjadi pintu gerbang bisnis dan pariwisata Indonesia di Jawa Barat dan kawasan penyangga bagian timur Jabodetabek ini nantinya akan dikembangkan dengan panjang runway berukuran 3.500 meter. Dengan ukuran runway sebesar itu, maka bandara ini akan menjadi bandara terbesar ke 4 di Indonesia. Lokasi bandara ini terletak di sekitar KM 150 dan memiliki jarak kurang lebih satu jam dari lokasi Technopolis.

Setelah bandara internasional, sudah diketahui bahwa saat ini sedang dibangun kereta cepat yang dapat menghubungkan Jakarta – Bandung, yang tentunya akan melintasi daerah Karawang. Kereta yang nantinya memiliki pertumbuhan tinggi akan penumpang dan barang ini dapat menjadi penyelamat transportasi di masa yang akan datang, dengan panjang jalurnya sekitar 142 KM, dan kecepatannya 350 Km/jam akan mampu menampung sekitar 39.000 pekerja yang pulang pergi ke Jakarta dan Bandung.

Beralih ke pembangunan transortasi lainnya yaitu pembangunan pelabuhan di Patimban, Subang, Jawa Barat yang berlokasi tidak jauh dari Karawang dan akan mulai dibangun pada tahun 2017 ini. Pembangunan pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat menjadi salah satu infrastruktur yang paling ditunggu keberadaannya. Pasalnya ada beberapa titik kemacetan menuju Pelabuhan Tanjung Priok, di sisi lain sebagian besar industri sudah tidak ada lagi di Jakarta. Karena hampir 85% volume keluar masuk ke Tanjung Priok berasal dari luar DKI Jakarta.  Dari sisi aksesibilitas angkutan barang, dengan adanya kereta barang dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Cikarang juga belum mampu untuk mempercepat mobilitas barang dari pelabuhan ke kawasan industri. Setiap penambahan kapasitas pelabuhan akan membuat Jakarta bertambah macet, dan tol Tanjung Priok tidak akan cukup lagi menampung, apalagi kapasitas kereta api dari Tanjung Priok sangat terbatas. Pelabuhan Patimban ini dapat ditempuh sekitar satu sampai dua jam dari lokasi Technopolis. Nantinya, pelabuhan ini akan terdiri dari dua bagian, yakni areal pulau reklamasi berbentuk huruf U tersebut yang luasnya berkisar 350 hektare, serta areal daratan seluas 250-300 hekatare. Dapat dijangkau dari kawasan Industri yakni sekitar 70 Km melalui Pantura, atau 110 Km via tol Cipalali.

Pembangunan infrastruktur lainnya yang menjadikan area Karawang memiliki nilai plus adalah pembangunan elevated tol road yang akan menghubungkan Jakarta – Cikampek. . Jalan tol layang penghubung Jakarta dan Cikampek ini tentunya akan meningkatkan kapasitas jalan raya yang ada. Selain itu, tentu akan memudahkan mobilitas bagi pekerja atau masyarakat untuk datang dan pergi dari Karawang, karena seiring dengan meningkatnya investasi di daerah Karawang, jalan tol ini nantinya akan sangat penting bagi setiap pembangunan di area Karawang dan sekitarnya. Pembangunan jalan layang tol Jakarta-Cikampek yang targetnya dapat mulai beroperasi pada 2019 mendatang. Pekerjaan ini didahului dengan pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Konstruksi jalan tol sepanjang 36,84 kilometer ini akan dilakukan di atas Jalan Tol Jakarta Cikampek yang sudah ada, mulai dari Simpang Susun Cikunir sampai dengan Simpang Susun Karawang Barat.
Proyek sepanjang 38,6 kilometer (km) yang terbentang dari Cikunir sampai dengan Karawang Barat ini merupakan solusi dari masalah tingkat kepadatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek I yang kian tinggi. Jalan tol diproyeksikan dapat menampung tambahan volume kendaraan di samping jalan tol yang telah ada sekarang, sehingga diharapkan dapat menjadi titik terang untuk mencapai kelancaran transportasi dan arus logistik yang lebih handal dari ibu kota ke daerah-daerah di Pulau Jawa. Pembangunan ruas jalan tol tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan di ruas jalan tol Jakarta – Cikampek saat ini. Berdasarkan data perusahaan, jumlah lalu lintas kendaraan setiap hari mencapai 600 ribu unit baik dari Cikampek maupun Jakarta.
Terakhir adalah pembangunan LRT atau Light Rail Transit yang merupakan transportasi massal yang dapat mengangkut sekitar 50 sampai 250 ribu penumpang per hari dengan kecepatan rata-rata mencapai 28 Km per jam. LRT dibangun karena nampaknya kemacetan di sekitar area industri timur membutuhkan sarana transportasi baru. Untuk itu, LRT dibangun untuk memenuhi kebutuhan transportasi di wilayah kawasan industri di Cikarang dan sekitarnya. Namun, melihat daerah Karawang sudah mulai dihujani oleh penduduk dan pekerja, maka sepertinya pembangunan LRT ini akan diperpanjang hingga sampai ke area Karawang.

Penjabaran di atas merupakan beberapa point penting yang harus disampaikan untuk memperjelas persepsi tentang Karawang. Dengan didukung oleh berbagai macam infrastruktur dan layanan transportasi di sekitar daerah tersebut menjadikan Karawang sebagai “the smartest city in Indonesia”. Dengan hadirnya proyek baru dari Pollux Properties yakni Pollux Technopolis disinyalir dapat membuat Karawang menjadi kota terpintar karena pembangunan proyek ini juga didukung dengan berbagai macam fasilitas yang terhubung dengan keunggulan teknologi mutakhir dan inovasi sains.

Pollux Technopolis Karawang merupakan sebuah mahakarya terbaik yang dikonseptualisasikan untuk menjadi satu-satunya pembangunan yang terdepan dengan berlandaskan pada teknologi dan inovasi, dan dibangun di atas fondasi dari perencanaan kota yang didukung oleh tim ahli pengembangan kota global yang cerdas. Technopolis dirancang dengan desain yang dapat menggambarkan sebuah kota yang memiliki komitmen kuat dalam berinovasi dan hidup berkelanjutan di bidang teknologi. Serta, Pollux Technopolis juga menyediakan sebuah lingkungan penelitian yang optimal, ruang kerja yang efisien, beragam gaya hidup yang komersil, dan komponen perumahan dan kesehatan yang dirancang untuk sebuah kota central bisnis baru di masa depan.

Dengan total lahan sebesar 400.000 meter persegi atau seluas dengan 40 hektar, dan total investasi mencapai 50 trilliun, Technopolis akan menghadirkan sebuah suasana baru di tengah kota Industri terbesar di Asia Tenggara. Berbagai macam kemewahan dengan kelas internasional akan hadir melalui fasilitas-fasilitas yang dapat melengkapi segala kebutuhan masyarakat yang akan terbagi menjadi 6 zona yaitu zona Harajuku, zona Roppongi, zona Shinjuku, zona Shibuya, zona Euno, dan zona Ginza.

Pada zona pertama yaitu zona Harajuku, terdapat bangunan mewah yaitu Kairaku Residences. 5 buah tower apartemen dengan total 2500 unit apartemen dan dirancang dengan gabungan arsitektur cerdas nan elegan, baik di dalam area mau pun di luar. Towernya yang pertama yakni tower A akan segera dipasarkan oleh Pollux. Terdiri dari 432 unit apartemen dan dibagi menjadi 3 tipe sebagai berikut; tipe studio (24,9 sqm), tipe 1 bedroom (32,91 sqm), dan tipe 2 bedroom (49,79 sqm). Tower A memiliki 20 lantai, dimana setiap lantainya terdiri dari 23 unit. Selain desain dan layout yang sangat mewah, tower A ini juga memiliki banyak fasilitas yaitu hotel class pool, jogging track, gallery walk way, meditation garden, kids playground, BBQ court, yoga deck, outdoor gym, zen garden, dan promenade.

Disamping banyaknya fasilitas penunjang yang sangat luar biasa, setiap customer juga akan dimanjakan dengan kehadiran fasilitas Smart Home di dalam unit apartemen mereka. Smart Home sendiri merupakan sebuah layanan yang dilengkapi dengan teknologi tinggi yang memungkinkan berbagai system dan perangkat di dalam rumah dapat “berkomunikasi” satu sama lain. Smart home dapat digunakan untuk mengendalikan hampir semua perlengkapan dan peralatan di rumah, mulai dari pengaturan lampu hingga televisi, yang perintahnya dapat dilakukan dengan kendali jarak jauh melalui smartphone, sehingga dapat memudahkan setiap penghuni apartemen Pollux Technopolis dalam kehidupan sehari-hari.

Masih berada di zona Harajuku, Pollux Technopolis juga merancang sebuah ruko dengan konsep thematic Japan bernama Dotonburi Shopping Street yang akan memberikan kesempatan bisnis dan menciptakan peluang pasar baru yang dinamis dan ramah lingkungan. Pollux Technopolis membangun ruko 4 lantai dengan panjang boulevard 1 km dan terdiri dari 368 unit. Dotonburi Shopping Street memiliki 4 tipe yaitu tipe Somei, Kawazu, Kanzen, Yamazakura, dan Edohigan. Untuk tipe Somei, Kawazu, Kanzan, dan Yamazakura bertipe single frontage dan double frontage, sedangkan tipe Edohigan akan memiliki tampilan free standing unit dengan ukuran masing-masingnya 4.5m x 14m. Para pengunjung pun nantinya akan diberi kemudahan dengan fasilitas lahan parkir yang letaknya persis di depan masing-masing unit, serta memiliki akses langsung ke Pollux Mall.

Pollux Technopolis juga dilengkapi dengan sebuah hotel bernama Louise Kienne Hotel yang bangunannya terinspirasi dari sebuah seni kontemporer yang dipertemukan dengan desain kemewahan. Louise Kienne Hotel merupakan hotel modern bintang 5 yang di desain sedemikan rupa untuk para bisnis traveler dengan total 200 unit kamar.

Pada zona berikutnya yakni zona Roppongi, akan dibangun sebuah Pollux Mall yang disinyalir akan lebih besar dari Grand Indonesia karena memiliki luas 350.000 meter dan tentunya akan memenuhi segala kebutuhan belanja masyarakat, lengkap dengan lingkungan belanja yang mewah dan berkelas. Selain membangun sebuah Mall terbesar di Indonesia, akan ada 10 tower residences yang nantinya dibangun di atas Mall tersebut dengan total 4000 unit apartemen. Sementara untuk Zona Shinjuku nantinya akan dibangun 4 buah tower luxury apartemen dengan memiliki view terbaik yang terintegrasi dengan fasilitas-fasilitas mewah yang dapat memenuhi kebutuhan penghuninya.

Pollux Technopolis ingin terlibat dan ingin memiliki peran yang penting dalam menyambut masa yang akan datang dengan menyediakan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, pada zona Shibuya akan dibangun sebuah Technological University yang akan dirancang sedemikan rupa untuk mempersiapkan generasi bangsa yang inovatif dan kompetitif agar dapat menghadapi perkembangan global yang dinamis. Selain universitas yang selaras dengan konsep besar dari Technopolis, proyek spektakular ini juga akan menghadirkan satu-satunya Research & Development District. Sedikit informasi, R&D merupakan rangkaian kegiatan penelitian, dan pengembangan, yang memiliki kepentingan komersial dalam kaitannya dengan riset ilmiah murni, dan pengembangan aplikatif di bidang teknologi. Pollux Technpolis akan membangun sebuah riset terbesar dan yang pertama di Indonesia untuk mendukung perkembangan industry teknologi dan inovasi. Pada R&D akan tersedia beragam penelitian dan pengembangan inisiatif, mulai dari perkembangan teknologi tahap awal hingga pengembangan produk terbaru.

Beralih ke zona Euno, sebuah rumah sakit internasional Habibie & Po medical city akan melayani dan menangani pasien dengan menggunakan medical technology dan inovasi terbaru yang mutakhir sebagai salah satu bukti akan komitmen dari Pollux Technopolis yang ingin menghadirkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di setiap pembangunannya. Kawasan ini tidak hanya terdiri dari rumah sakit, namun juga akan menghadirkan Signature Apartemen, yaitu sebuah apartemen mewah dengan konsep interior kelas dunia, yang tentunya merupakan Signature Apartemen terbaik yang pernah ada di Indonesia. Selain Signature Apartemen, akan hadir sebuah Signature Service Residences. Hunian ini tidak kalah mewahnya dengan Signature Apartemen yang dimana unit dari residence ini dapat disewakan layaknya sebuah kamar hotel, lengkap dengan complimentarynya seperti breakfast dan laundry.
Mengingat bahwa Technopolis ingin membangun sebuah kawasan bisnis yang juga terintegrasi dengan hunian, baik itu residences atau apartemen, tidak menutup kemungkinan bahwa sebuah apartemen dapat berperan multifungsi yaitu sebagai hunian maupun kantor. Signature loft apartemen dapat memberikan kenyamanan bagi penghuni yang ingin menjadikan tempat tinggalnya sebagai lahan untuk bisnis.

Untuk membangun sebuah kota sentral bisnis, tentunya Pollux Technopolis juga akan dilengkapi dengan 1 buah signature office tower pada zona Ginza, dengan 80 lantai yang merupakan sebuah gedung perkantoran tertinggi di Indonesia dan memiliki lokasi paling terbaik yang ada di Karawang sehingga tentunya akan mendapat perhatian yang paling besar bagi siapa pun yang melewati area tersebut. Memiliki luas lahan hampir 10 hektar, zona Ginza akan menjadi center of Technopolis karena memiliki sungai buatan terbesar (lagoon) dan satu-satunya konsep central business district yang memiliki ruang hijau terbuka yang tentu akan menjadi spot paling prestis bagi para penghuni mau pun pengunjung. Selain gedung perkantoran, Pollux Technopolis juga tentu akan membangun hunian dan tempat tinggal yang terbaik untuk menunjang kebutuhan masyarakat, oleh karena itu pada zona Ginza akan dibangun 7 tower residences yang merupakan hunian mewah dengan fasilitas kelas dunia dan memiliki akses yang terhubung dengan Pollux Mall. Bangungan terakhir pada zona Ginza adalah sebuah Signature Hotel yang akan menawarkan pelayanan serta interior terbaik, yang tentunya dapat menunjang gaya hidup penunjungnya.

Selain gedung perkantoran, Pollux Technopolis juga tentu akan membangun hunian dan tempat tinggal yang terbaik untuk menunjang kebutuhan masyarakat, oleh karena itu selain Kairaku Residences, Pollux Technopolis juga akan membangun 10 tower residences yang nantinya akan dibangun di atas mall dengan total 4000 apartemen. Luxury apartemen lainnya sejumlah 4 tower residences juga tentu akan memberikan pilihan yang menarik bagi ekspatriat mau pun pekerja lokal di area Karawang.

Pemaparan di atas adalah penjelasan dari proyek Technopolis yang dimana Pollux Properties memiliki ambisi untuk menjadikan Pollux Technopolis di Karawang sebagai satu-satunya new central business district dengan berbasis teknologi dan inovasi. Selain didukung dengan pembangunan infrastruktur dan transportasi yang memadai, Technopolis memilih lokasi yang paling terbaik di Karawang barat, yaitu tepat di exit tol Karawang Barat yang mana tentu jalur ini akan selalu dilewati masyarakat sekitar ketika menuju Jakarta atau pun menuju Bandung.
Tak hanya itu, Pollux Properties juga sangat yakin bahwa konsep yang dimiliki Pollux Technopolis sangat lah berbeda dari yang lainnya, karena Technopolis adalah satu-satunya kawasan bisnis yang memiliki konsep berbeda dari kawasan bisnis lainnya yaitu dengan memadukan unsur teknologi di dalamnya, serta memiliki sebuah research and development district pertama di Indonesia. Technopolis akan menghadirkan sebuah kawasan bisnis baru lengkap dengan segala penunjang dan kebutuhan para penghuninya. Karena tidak hanya hunian apartemen, namun Pollux Technopolis juga akan menghadirkan mall, hotel, rumah sakit, dan universitas yang tentunya akan didukung dengan perkembangan teknologi dan inovasi yang dinamis.
Dengan dibangunnya Pollux Technopolis, diharapkan dapat memfasilitasi kebutuhan penduduk di area Karawang dan sekitarnya, pekerja industry, dan ekspatriat untuk mendapatkan sebuah hunian yang terintegrasi dengan kawasan bisnis dan fasilitas pendukung lainnya yang nyaman dan berkualitas, sebagai wujud komitmen Pollux Properties untuk selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Sebelumnya, Pollux Properties yang merupakan salah satu pengembang properti berskala international yang telah sukses melakukan ekspansi ke sejumlah negara-negara di Asia Tenggara telah mengerjakan sejumlah proyek di Indonesia dan membuktikan kiprahnya di industri properti. Kepercayaan yang telah berhasil dibangun oleh Pollux Properties terlihat dari besarnya investor yang menanam investasi di setiap proyek perusahaan. Pollux Properties berkomitmen untuk selalu memberikan kehidupan bertaraf internasional dan selalu memilih lokasi yang strategis dalam mengembangkan proyek-proyek. Hingga tahun 2017 ini, sudah banyak proyek yang dikerjakan yaitu ;
Paragon Mall Semarang, Crowne Plaz Hotel Semarang, Central City Mall Semarang, WR Simpang Lima Semarang, The Pinnacle Apartment & Condotel, Marquis de Lafayette, Amarsvati Lombok, World Capital Tower di Mega Kuningan Jakarta, Chadstone di Cikarang, Meisterstadt di Batam yang merupakan bentuk kerja sama dengan keluarga besar Habibie, serta proyek Gangnam District di Bekasi.

Sumber Media Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- ( Kamis , 11 May 2017, 22:09 WIB)

Pollux Properties, developer papan atas sangat agresif merencanakan akan membangun proyek raksasa pengembangan Pollux Technopolis, yaitu Central Business District (CBD) terbesar di Jawa Barat dengan luas 45 hektar di Karawang.

Source:
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/05/11/opsng4368-pollux-properties-agresif-bangun-karawang-jadi-kota-teknologi-terbesar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - (Kamis, 11 Mei 2017 | 09:20 WIB)

Kondisi ekonomi yang belum stabil, membuat beberapa pengembang properti menunda proyeknya bahkan ada yang merubah konsep produknya. berbeda dengan Pollux Properties, developer papan atas ini malah agresif mengembangkan produk terbarunya. Paling terbaru adalah proyek raksasa pengembangan Pollux Technopolis.

Source:
http://www.netralnews.com/news/ekonomi/read/74624/pollux.properties.bangun.kota.teknologi.terbesar.di.karawang

Jakarta - (10 Mei 2017)

Jakarta – Kondisi ekonomi yang belum stabil, tidak membuat Pollux Technopolis, salah satu pengembang papan atas, untuk membuat mega proyeknya di daerah Jawa Barat.

Pollux Properties memperkenalkan rencananya yang akan membangun CBD terbesar di Jawa Barat dengan luas 45 hektar, yang berada di Karawang.

Source:
http://www.hariansuara.com/index.php/2016-04-03-03-37-23/2016-04-03-03-51-01/5936-pengembang-rencana-bangun-kota-teknologi-terbesar-di-jabar

Jakarta - (May 10 2017 — 09:59)

Kondisi ekonomi yang belum stabil, membuat beberapa pengembang properti menunda proyeknya bahkan ada yang merubah konsep produknya. Namun berbeda dengan Pollux Properties, developer papan atas ini malah agresif mengembangkan produk terbarunya. Paling terbaru adalah proyek raksasa pengembangan Pollux Technopolis.

Source:
http://pressrelease.id/release/printpage/pollux-properties-bangun-kota-teknologi-terbesar-di-jawa-barat